“Teknik menyerang yang paling baik ada bertahan”

Pernah nonton film Kuro Obi (Black Belt) ? 

Film itu menceritakan tentang seorang guru Karate yang yang memiliki sekolah Karate dan mempunyai 3 orang murid. Si guru, selalu mengajarkan cara memukul yang benar, kuda kuda yang benar, menendang yang benar, dan menangkis yang benar. Tapi uniknya, si Guru tidak pernah membolehkan ketiga muridnya menggunakan kekuatannya untuk menyerang pada saat bertanding. Sampai pada akhirnya, si Guru-pun meninggal tanpa sempat memberi sabuk hitam nya untuk diwariskan kepada salah satu murid terbaiknya. Guru itu hanya menunjuk salah satu muridnya, untuk memberikan sabuk hitam itu kepada salah satu dari 2 murid yang lainnya untuk melanjutkan sekolah karete miliknya. Menariknya, sifat dari 2 murid itu berbeda dan berlawanan. Setelah gurunya meninggal, murid pertama menggunakan ajaran gurunya untuk selalu menyerang dalam bertanding. Sedangkan murid ke 2 tidak pernah menyerang dalam segala bentuk pertandingan. Sampai akhir pada endingnya, kedua murid itu bertarung, dimana mereka sepakat bahwa yang menang akan mewariskan sabuk itu. Pada awalnya, murid ke 2 masih bertahan dan hanya menangkis saja. Sampai hampir babak belur, murid itu pun menyerang! Akhirnya, kedua murid itu saling melawan satu sama yang lain. Walaupun mereka sudah kelelahan, mereka bangun lagi untuk bertarung. Jatuh lagi, dan bangkit lagi hingga tiada akhirnya. Tidak ada menang ataupun yang kalah apalagi yang menang. Sampai mereka berdua benar benar kelelahan, mereka hanya terbaring dan mengingat apa yang dikatakan guru mereka dulu “Apabila kedua belah kubu saling menyerang, pertarungan takan pernah usai” ( yang intinya itu )

So, guys. Baca lebih lanjut

Iklan