“Teknik menyerang yang paling baik ada bertahan”

Pernah nonton film Kuro Obi (Black Belt) ? 

Film itu menceritakan tentang seorang guru Karate yang yang memiliki sekolah Karate dan mempunyai 3 orang murid. Si guru, selalu mengajarkan cara memukul yang benar, kuda kuda yang benar, menendang yang benar, dan menangkis yang benar. Tapi uniknya, si Guru tidak pernah membolehkan ketiga muridnya menggunakan kekuatannya untuk menyerang pada saat bertanding. Sampai pada akhirnya, si Guru-pun meninggal tanpa sempat memberi sabuk hitam nya untuk diwariskan kepada salah satu murid terbaiknya. Guru itu hanya menunjuk salah satu muridnya, untuk memberikan sabuk hitam itu kepada salah satu dari 2 murid yang lainnya untuk melanjutkan sekolah karete miliknya. Menariknya, sifat dari 2 murid itu berbeda dan berlawanan. Setelah gurunya meninggal, murid pertama menggunakan ajaran gurunya untuk selalu menyerang dalam bertanding. Sedangkan murid ke 2 tidak pernah menyerang dalam segala bentuk pertandingan. Sampai akhir pada endingnya, kedua murid itu bertarung, dimana mereka sepakat bahwa yang menang akan mewariskan sabuk itu. Pada awalnya, murid ke 2 masih bertahan dan hanya menangkis saja. Sampai hampir babak belur, murid itu pun menyerang! Akhirnya, kedua murid itu saling melawan satu sama yang lain. Walaupun mereka sudah kelelahan, mereka bangun lagi untuk bertarung. Jatuh lagi, dan bangkit lagi hingga tiada akhirnya. Tidak ada menang ataupun yang kalah apalagi yang menang. Sampai mereka berdua benar benar kelelahan, mereka hanya terbaring dan mengingat apa yang dikatakan guru mereka dulu “Apabila kedua belah kubu saling menyerang, pertarungan takan pernah usai” ( yang intinya itu )

So, guys.

Sering banget dalam menjalani hidup, kita menjalaninya seperti di dalam ‘pertandingan yang takkan pernah usai’. Life, is a ‘never-ending journey’. Kita gaakan bisa men-pause, forward, ataupun backward di kehidupan ini. Kita selalu menghadapi satu per satu serangan yang pasti kita akan hadapi. Bagaimana cara menyelesaikannya ? Bertahan.

Contoh realnya aja, negara kita aja. Bagaimana bisa negara Indonesia tercinta ini bakal maju kalo dalam menghadapi segala macam masalah aja saling serang ? Masih ingat cicak vs buaya ? Sekarang aja terulang lagi.

Atau engga, kita sering di omongin gajelas sama orang deket kita, sering di caci maki, ditantang bahkan, kuncinya satu guys, ‘Bertahan’. Diam.

Kalo kita serang balik, kita caci maki balik lagi.. ya, ga bakal selesai. Lebih baik diam, mereka lelah, anda menang.

Kalo di twitter, sering gak sih kita di sindir ? Jangan bales sindir, itu gak akan nyelesein. Kita akan menyindir terus menerus satu sama lain. Padahal, sindiran kita itu gaakan menyelesaikan masalah, yang ada bakal tambah dengki.

Seranglah dengan cara bertahan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s